Pernikahan

Posted: Februari 14, 2008 in Kangdjoko

Semua orang bisa menjalaninya, menikmatinya bahkan memporak-porandakannya.
Pernikahan bukan sebuah keinginan, namun sebuah keberanian untuk mengambil tanggung jawab dan kesiapan untuk berjuang. Bisa juga menjadi sebuah pilihan. Sebab ada banyak cara untuk sekedar menunjukkan rasa simpati, kasih sayang dan cinta.

Pernikahan menjadikan kita belajar banyak hal bahwa perkenalan adalah suatu proses panjang yang tak pernah lekang dan terbatas oleh waktu. Bahwa pasangan kita adalah manusia biasa yang punya potensi hina dan mulia, seperti juga kita.
Pernikahan menjadikan kita mengevaluasi diri, bukan untuk menjadi malaikat, bukan juga hanya untuk sekedar bahagia.

Pernikahan adalah keikhlasan, untuk memberi dan melakukan kebaikan. Mendahului memaafkan,mendahului bertindak mulia..Hingga tak ada yang merasa terdzalimi, karena semua hak telah terpenuhi, keseimbangan telah terjiwai. Menyatu dalam ikatan yang di ridhai Allah Arrahman, Sang Pemilik Cinta Sejati.

by : Robiah Al-adawiyah
Taken from “Diary Pengantin”

 

Kesan pertama ketika membaca tulisan diatas adalah sebuah rangkaian kata yang terpadu indah dengan penuh makna, sederhana namun dalem banget.

sebuah keberanian untuk mengambil tanggung jawab dan kesiapan untuk berjuang”

Yupz, keberanian…!! sesuatu yang mudah banget di ucapkan, tapi sulit dikerjakan. Sangat manusiawi klo diantara kita khawatir setelah menikah nanti, berbagai prasangka pun mulai muncul ”gaji saya kan Cuma sekian, mau kasih makan apa…?”, ”Tapi saya belum punya kerjaan tetap”, n segambreng alasan yang siap dikemukakan bila perlu :-O . Memangnya rezeki siapa yang memberikan Non/Bang…? coba jawab…! pernah ga’ memperhatikan abang becak yang menyayuh di jalan sana….? ga’ sedikit lhoo dari mereka yang telah menikah n mempunyai beberapa anak, tetap bisa makan, sekolah n bahkan ada yg sudah mempunyai rumah. Kekhawatiran seperti tadi seharusnya dapat diminimalisir ketika kita mengembalikan semuanya kepada Allahu rabbul Aalamin.

 

Sebagian temen ane yang menikah di usia muda telah membuktikan kemahaluasan rezeki yang Allah berikan. Sempat khawatir juga ortu dari keduanya, mengingat usia mereka yang masih muda n baru lulus kuliah pula. Tidak lama setelah itu, temen ane pun segera mendapatkan pekerjaan. Subhanallah.

 

Ane ga akan panjang lebar menjelasin ttg itu semua, coz antum pasti lebih tahu. Terserah Anda bagaimana mengimprementasikannya he he he…!!

 

Dalam perenungan,

Bekasi, 14 Februari 08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s