Berbuat Ihsan

Posted: Mei 9, 2012 in Kangdjoko
Tag:, , ,

Gambar

 
 
 

Oleh: Imam Nawawi

Kehidupan dunia hakikatnya adalah ujian bagi setiap diri untuk mengetahui secara pasti siapa di antara kita yang terbaik amalan hidupnya (QS Al-Mulk : 2). Siapa yang tidak ingin mendapat predikat terbaik di hadapan Allah SWT, tentu semua orang beriman sangat mendambakannya. Tetapi perlu diingat, bahwa berbuat yang terbaik menurut Allah SWT hanya bisa dilakukan oleh setiap Muslim yang mampu melakukan amalan-amalan ihsan. Oleh karena itu, mari hiasi diri kita dengan banyak melakukan amalan-amalan terbaik itu (ihsan). Dalam Islam, gradasi ihsan berada di atas Islam dan iman. Oleh karena itu, seorang Muslim yang mampu berbuat ihsan adalah Muslim yang sangat mulia di hadapan Allah SWT. Rasulullah SAW pernah ditanya oleh Malaikat Jibril terkait arti ihsan. Rasulullah SAW menjawab, “Ihsan itu adalah kalian menyembah kepada Allah seakan-akan kalian melihat-Nya, kalaupun kalian tidak bisa melihat-Nya maka ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Melihat (apa yang kalian kerjakan).” Artinya, setiap Muslim diperintahkan berupaya melakukan amalan-amalan terbaik yang dikehendaki Allah SWT dalam situasi dan kondisi apa pun. Inilah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam kehidupan beliau menyeru umat manusia untuk bertauhid kepada Allah SWT. Tatkala Rasulullah SAW dihina, dicaci maki, dan dimusuhi oleh kaum kafir Quraisy beliau sedikit pun tidak memiliki rasa dendam kepada mereka. Bahkan, sekiranya ada kesempatan berbuat baik kepada mereka yang telah menghina dan membecinya itu, Rasulullah SAW akan selalu berusaha menjadi yang pertama melakukannya. Seperti sebuah riwayat yang menuturkan bahwa dahulu ada seorang kafir Quraisy yang selalu meludahi Rasulullah SAW tatkala beliau lewat di depan rumahnya menuju Ka’bah. Peristiwa itu berlangsung setiap saat ketika Rasulullah SAW melintasi rumah orang kafir itu. Suatu ketika Rasulullah SAW melintas seperti biasanya, tetapi saat itu tidak ada ludah yang mendarat di wajah beliau. Sekembali dari ibadah Rasulullah SAW mencari tahu di mana gerangan orang yang suka meludahinya itu berada. Ketika mendengar orang itu sakit, Rasulullah SAW bergegas menjenguk orang yang sangat membencinya itu. Sang kafir itu pun terenyuh, bingung, sekaligus bahagia tatkala melihat Rasulullah SAW datang menjenguknya. Di luar dugaan, orang yang awalnya sangat membenci Rasulullah seketika menjadi sangat cinta kepadanya. Dalam Tafsir Fath Al-Qadir, Imam Al-Syaukani menuturkan bahwa suatu ketika Nabi Isa pernah ditanya tentang pengertian ihsan. Nabi Isa menjawab, “Bukanlah perbuatan itu disebut ihsan jika kalian membalas kebaikan orang yang berbuat baik kepadamu, tapi ihsan itu adalah ketika kalian mampu berbuat baik justru kepada orang yang berbuat jahat kepadamu. Oleh karenanya, hendaklah setiap diri bermujahadah (bersungguh-sungguh) untuk mampu mengerjakan amalan-amalan baik (ihsan) atau melakukan perkara-perakara yang terbaik (ahsanu amala). Niscaya Allah akan memberikan jalan-jalan kemudahan dan Allah akan selalu menyertai kehdiupan kita (QS. Al-Ankabuut: 69).

sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/12/05/07/m3mw42-berbuat-ihsan

 

Awan mendung menyelimuti daerah cibubur sore ini, genangan air masih tampak disetiap sudutnya. Sepertinya cuaca saat ini sedang menggambarkan isi hatiku, hati yang kini sedang merindu seseorang, Bidadari cantik yang selalu menampakkan senyum manisnya. Ya, dialah istriku, gadis manis rupawan yang menggetarkan hati tiap kali melihatnya, seorang ukhti yang kupanggil sebelum menikahinya dulu🙂

Kini saatnya pembuktian CINTA, dengan cara bagaimana kita bisa menerima dan juga menjaga pasangan sepenuh hati, dengan penuh ke ikhlasan.  Allhamdulillah salah satu fase ujian ini berjalan dengan baik. Berharap dapat menjaganya seperti syair dari Adcoustik :

Dihatimu tersimpan Cinta yang suci

Serta mendalam pernikahan dari beda dunia

Mesti kau terbiasa hidup tanpa perih

Namun kau ikhlas hidup bersahaja

Namun bahagia

Ref:

Duhai pendampingku

Akhlakmu permata bagiku

Buat aku makin Cinta

Tetapkan selalu

Janji awal kita bersatu

Bahagia sampai ke surga

Maafkan aku jika tak bisa sempurna

Karena ku bukan lelaki yang turun dari surga

Ketulusan hatimu anugrah hidupku

Doakanlah kita tak berpisah untuk selamanya

Semoga Allah Swt. Selalu menjaga dan membimbing kami untuk terus berada dijalanNya. Amin Ya Rabbal Aalamin.

Hai mujahid muda
maju kehadapan
sibakkan penghalang
satukan tujuan
kibarkan panji Islam dalam satu barisan
Bersama berjuang kita junjung keadilan

Jangan bimbang ragu
Tetaplah melaju
Hapus bayang semu
Di lubuk hatimu
Bergerak kedepan bagai gelombang samudra
Lantakkan tirani runtuhkan angkara murka

Majulah wahai mujahid muda
Dalam satu cita tegak keadilan
Singkirkan batas satukan kata
Kebangkitan Islam telah datang

Mungkin anda pernah mendengar lirik lagu ini, yup lagu yang dibawakan Izzatul Islam dengan penuh semangat ini memberikan ghiroh tersendiri akan cita-cita kedepan seorang muslim. Cita-cita yang sejak dini mulai dirangkai hingga menjadi sebuah masterpiece kehidupan islami keluarga.

Membentuk keluarga seperti yang diinginkan memang tidaklah mudah, dibutuhkan tauladan dari lingkungan sekitarnya. Peran orangtua Abi & Umi menjadi indikator keberhasilan akan cita-cita yang diharapkan. Memberikan contoh ke anak tersebut klo di NLP disebutnya “modeling”.

Bandura (dalam Hall & Lindzey, 1995) menyebutkan beberapa tahapan hingga seseorang bisa meniru sebuah perilaku.

1. Atensi (perhatian)

Jika kita ingin mempelajari sesuatu, maka kita harus memperhatikannya dengan seksama. Semakin banyak hal yang mengganggu perhatian kita, maka proses belajar akan semakin lambat. Segala hal yang mudah sekali menarik perhatian kita, maka hal tersebut akan mudah sekali untuk kita perhatikan. Misalnya: diantara puluhan balon putih, ada sebuah balon merah. Balon merah ini akan lebih menarik perhatian kita dibandingkan balon yang lain. Seperti halnya ketika anak melihat perilaku baru yang pertama ia lihat, pasti hal ini akan juga menarik perhatiannya.

2. Retensi (ingatan)

Setelah memperhatikan sesuatu, maka seseorang akan menyimpan informasi atau hal yang diperhatikannya ke dalam ingatan. Informasi yang dipertahankan (diingat), suatu ketika dapat kita “panggil kembali” hal yang kita simpan tadi dalam bentuk perilaku. Misalnya saat pertama anak melihat ibunya membentak kakaknya, anak menyimpan memori ini, hingga suatu ketika ia akan melakukan hal yang sama.

3. Reproduksi

Sebuah proses menerjemahkan hal atau informasi yang telah kita simpan ke dalam perilaku aktual. Untuk dapat memproduksi sebuah perilaku tertentu, sebelumnya kita harus pernah melakukan sesuatu perilaku itu sebelumnya. Misalnya, bermain ski. Meskipun kita menonton seharian lomba ski, namun kita tidak dapat memproduksi perilaku bermain ski seperti yang diperagakan sebab kita tidak dapat bermain ski. Namun jika kita sebelumnya telah terlatih bermain ski namun belum mahir, maka kita hanya dengan menonton permainan itu dapat mereproduksi gerakan permainan ski yang lebih bagus.

4. Motivasi

Segala hal yang mendorong seseorang untuk melakukan sebuah perilaku tertentu. Kita tidak akan dapat melakukan apapun jika tidak ada motivasi dari dalam diri untuk meniru. Motivasi dapat timbul dari dalam diri atau dari lingkungan, dari dukungan lingkungan sekitar, atau dari sesuatu yang kita harapkan.

Kembali ke judul(not kembali ke laptop mr. tukul) :

kesimpulannya dari yang disampaikan diatas adalah jika memang kita mengharapkan anak-anak kita bisa menjadi apa yang diinginkan keluarganya, yuks jadikan model yang positif diri kita untuk cita-cita yang diharapkan. Dimulai dari hal yg kecil dalam rumah tangga seperti: kebiasaan sholat sunnah, memberi salam, berbicara lembut dll, satu lagi selalu bersikap positif yang ga kalah penting. InsyaAllah dengan demikian segala akan dimudahkan Allah SWT. Amiin..

Semoga nanti Mujahid kecilku dapat meneruskan cita-cita perjuangan ini Amiin Ya Allah ya Rabbal Aalamin.

Dari dan untuk keluarga muslim.

Cinta & Perhatian

Posted: Maret 8, 2011 in Kangdjoko
Tag:, , ,

Bingung, nda’ ngerti n aneh….!! rasa yang kadang hadir belakangan ini. Terkadang dalam hati pernah terlintas juga “Kenapa ko’ bisa begini….”. Setelah merenung n menyadari itu semua, ternyata awal dari semua itu adalah “Belajar tuk coba memahami” Memahami orang-orang yang berada dilingkungan kita, yang secara tidak langsung mempengaruhi setiap aktivitas keseharian. Coba memahami seseorang memang tidak semudah yang dibayangkan, maksud hati ingin memberikan perhatian, justru jawaban yang tidak bersahabat kita terima. Mengetahui pribadi tiap-tiap orang yang berada di lingkungan kita akan sangat membantu proses bagi kita tuk menjadi sahabat yang baik tuk teman kita tersebut.

bekasi, 8 Maret 2011

Kenapa babi haram…?

Posted: Maret 7, 2011 in Kangdjoko
Tag:

Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri & kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan), tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika tambah umur, jadi makin malas & lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu. A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov (Buku : Adaptive physiology on mammals and birds). Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging). Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.

Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur & Barat, yaitu Cina dan Swedia.Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) & Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:
“Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon”. Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ºC lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih.Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).

Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.

Sekitar th 2001 pernah terjadi para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi). Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih) selama 3 pekan setelah makan daging babi. Telur cacing tsb menempel di dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah yang mengelilingi cacing itu di otak. Penyakit-penyakit “cacing pita” merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).

Saya pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan : ”Bahwa seseorang itu berkelakuan sesuai dengan apa yang dimakannya.” Melihat tayangan di salah satu TV swasta kemarin sore, seorang profesor dari IPB (lupa namanya) telah meneliti struktur DNA babi. Sesuatu yang mengejutkan ternyata, struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia. Jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan daging manusia (=kanibal), subhanallah. Jadi ada betulnya artikel tadi mengatakan kalau kita memakan babi bukan tidak mungkin karakter babi menempel pada kita, tidak pada kita, bisa jadi pada keturunan kita ! wallahu a’lam.

Syukron Umi

Posted: November 18, 2010 in Kangdjoko
Tag:, ,

Rabu, 17 Nov ember 2010

 

Sore ini mendung menyelimuti langit cibubur dan sekitarnya, hujan pun mulai turun dari langit yang sudah tampak pekat. beberapa menit yang lalu abi dan umi baru  saja  selesai melaksanakan shalat ashar berjamaah. Ada yang beda hari ini dengan perasaanku terhadapnya. seketika perasaanku terenyuh saat memandangi wajahnya. ada perasaan sedih dan juga bahagia. sedih dan bahagia yang teramat sulit diungkapkan dengan kata-kata, hingga untuk mengungkapkannya saja aku membutuhkan coretan disebuah lembaran kertas yang memang kebetulan ada didekatnya. Kebersamaan yang baru beberapa bulan kami arungi bersama belum mampu memahami pribadi kami masing-masing, masih banyak sisi dari kami berdua yang  memang belum diketahui. Namun dari beberapa bulan tersebut banyak sisi positif yang mulai terungkapkan. Perhatian, kasih sayang, dan saling mengingatkan diantara kami berdua semakin bertambah setiap harinya, apalagi kini istriku sedang mengadung calon buah hati kami, usia kandungannya tepat 3 bulan hari ini, perhatianku ke umi semakin protektif, itu semata-mata karena memang aku sayang kamu.

 

Teruntuk Belahan jiwaku,

 

Umi Enno… I Love u Muaah😀

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan. Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : “Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil” Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak… Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna